BLANTERVIO103

Berfikir Realistis Vs Idealis

Berfikir Realistis Vs Idealis
Wednesday, October 8, 2014

Realistis Vs Idealis




halo guys and girl
haduh udah lumayan lama nih yah gk update, baru update lg nih kemarin gue lagi ngurusin duniawi gue sekarang mau terjun lagi ke mayawi (red: dunia maya) apa sih ya LOL

kemarin ada yang nanya ama gue tentang milih mana realistis apa idealis?
oke sekarang coba kita runut dulu yah dari pengertiannya 
menurut kamus besar bahasa indonesia realistis adalah bersifat nyata (real), atau bisa juga wajar sedangkan idealis adalah orang yg bercita-cita tinggi atau juga pengikut aliran idealisme. Nah idealisme itu apa sih? mari kita jelaskan kembali. 

Aliran idealisme merupakan salah satu aliran ilmu filsafat yang mengagungkan jiwa. Tokoh aliran idealisme adalah Plato (427-374 SM), murid Sokrates. Aliran idealisme beranggapan bahwa keberadaan idea tidak tampak dalam wujud lahiriah, tetapi gambaran yang asli hanya dapat dipotret oleh jiwa murni (tetap, tidak berubah dan bergeser). Sedangkan idea sendiri adalah hakikat murni dan asli. Keberadaannya sangat absolut dan kesempurnaannya sangat mutlak, tidak bisa dijangkau oleh material. klo mau tau lebih banyak lagi tentang ilmu idealisme  

gimana udah kebayang belum perbedaan antara realistis dan idealis? masih belum juga oke, ini menurut pengertian gue yah. Jadi gini, realistis itu adalah sesuatu yang bersifat nyata, jadi benar-benar melihat keadaan yang terjadi, nah klo idealis itu hanya bersifat orang yang memiliki prinsip dia entah itu bertentangan atau pun nggak. Biasanya orang-orang yang berpikir secara realistis itu orang yang cenderung mengambil keputusan dengan melihat dulu apa yang terjadi dan yang sewajarnya, orang realistis akan mudah terpengaruh oleh yang berada disekitar. Klo orang yang idealis itu memiliki prinsip yang teguh, sehingga sulit banget buat dipengaruhi karena menurut mereka prinsip mereka itu yang benar.

Jadi klo disuruh milih, Realistis atau Idealis?
klo gue dapet pertanyaan begitu mending gue pilih keduanya, kenapa? karena klo kita hanya berpikir secara realistis kita gk akan pernah ada perubahan, gak ada inovasi, gak ada yang beda, semua terlihat datar-datar aja. nah klo kita hanya berpikir secara idealis kita akan menjadi orang yang kaku, gk mau ada orang yang mencampuri urusan kita. oleh karena itu gue milih keduanya biar balance, klo kita combine antar keduanya kita akan jadi pribadi yang selalu melihat keadaan sekitar, memiliki prinsip yang jelas tetapi tidak kaku, inovatif, kreatif, dan jadi orang yang menyenangkan. Kita harus tau kapan kita harus jadi realistis dan kapan harus jadi idealis.

Gimana pilihan lo semua guys and girls?
Share This Article :
DANNYS

TAMBAHKAN KOMENTAR

Click here for comments 1 komentar:

5838955342333883808