Pemrograman CNC Dengan g code - dannys.id

Pemrograman CNC Dengan g code


Pemrograman CNC Dengan g code

Pemrograman CNC Dengan g code


Sejak awal revolusi industri dimulai, permintaan untuk menciptakan instrumen dan produk yang tepat merupakan faktor penting dalam pembuatan skala besar. baut, sekrup, Bor, dan semua bagian yang dapat bergerak yang diperlukan untuk membuat produk lain di jalur perakitan, semuanya harus tepat dan kompatibel, sehingga perhatian ekstra harus diambil untuk memastikan bahwa semua bagian yang bergerak cocok dengan sempurna. Pemrograman Computer Numerical Controlled (cnc) menjadi bagian yang sangat penting dari proses pembuatan sesuatu benda yang di perlukan kepresisian.

Computer Numerical Controlled (cnc) tidak akan bekerja tanpa pemrograman apa pun. CNC memerlukan kode untuk mengeksekusi perintah yang ingin dilakukan oleh Operator Mesin, oleh karena itu tidak hanya diperlukan untuk mempelajari mekanisme dari seluruh Mesin Computer Numerical Controlled (cnc), tetapi juga sangat penting bahwa operator Mesin tahu bagaimana untuk berkomunikasi dengan mesin, dan salah satu caranya adalah dengan menggunakan g-code.

Kode / fungsi persiapan atau lebih sering disebut sebagai g-code adalah fungsi dalam bahasa pemrograman Computer Numerical Controlled (cnc). Pekerjaan g-code adalah mengelola posisi alat serta mengontrol perintah langkah demi langkah selama pekerjaan yang sebenarnya. Pada dasarnya kode-G adalah bagian terpenting dari algoritma Pemrograman Kontrol Numerik Komputer.

Ada kode lain yang terlibat dalam pemrograman CNC seperti M-code yang mengelola mesin, t-code untuk mengelola alat, dan f-code untuk umpan alat dan kontrol kecepatan alat. Semua kode ini dibuat dalam perangkat lunak Computer Aided Manufacturing (CAM).

g-code serta code yang lain menggunakan RS-274D sebagai standar yang disarankan untuk Mesin Computer Numerical Controlled (cnc). Standar ini dikembangkan oleh asosiasi Industri Elektronik pada tahun 1960-an. Standar-standar ini memberikan dasar untuk pembuatan Program Computer Numerical Controlled (cnc).

Desain pertama dari standar ini berasal dari kaset kertas sebagai standar medium untuk pertukaran data, tetapi sekarang pola bit karakter ASCII adalah standar untuk representasi.

g-code

Mari kita bahas lebih lanjut g-code, seperti yang saya katakan sebelumnya, g-code hanya merupakan bagian dari Program Computer Numerical Controlled (cnc), dalam keseluruhan algoritme pemrograman, mereka dilambangkan dengan huruf G, Pada dasarnya ini adalah kode yang memberitahu mesin tindakan seperti apa yang harus dilakukan dalam langkah demi langkah, contoh dari tindakan ini adalah gerakan cepat, gerakan umpan terkontrol yang akan membuat lubang, potongan benda kerja yang diarahkan ke dimensi tertentu, ganti palet, dan tetapkan informasi alat seperti sebagai offset.

Setelah membuat setiap bagian dari kode, algoritma dikompilasi dalam perangkat lunak Computer Aided Manufacturing (CAM). Perangkat lunak CAM pada dasarnya menggunakan penerjemah yang disebut post processor untuk menampilkan kode yang dioptimalkan untuk jenis mesin tertentu. Sering kali, pasca-prosesor sering digunakan untuk memungkinkan pengguna mengaktifkan penyesuaian lebih lanjut.

G-code juga dapat digunakan untuk membuat output untuk sistem Computer Aided Design yang digunakan untuk merancang papan sirkuit cetak (PCB). Perangkat lunak apa pun harus disesuaikan untuk setiap jenis alat mesin yang akan digunakan untuk memprogram. Beberapa g-code ditulis dengan tangan untuk pekerjaan volume produksi.

Beberapa mesin Computer Numerical Controlled (cnc) menggunakan pemrograman percakapan. Pemrograman percakapan adalah cara yang lebih mudah untuk memprogram mesin CNC karena lebih “ramah pengguna” karena menggunakan program seperti penyihir yang menyembunyikan kode-G ke tampilan yang jelas. Beberapa contoh populer dari jenis mesin CNC ini adalah Proto TRAK dari Southwestern Industries, Mazatrol Mazak, dan perangkat lunak percakapan CAPS dari Mori Seiki.

Kesimpulan

Dengan kecanggihan lebih lanjut dalam pemrograman Computer Numerical Controlled Machines, di masa depan diharapkan pemrograman akan jauh lebih mudah bagi operator mesinnya.
Comment Policy : Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
BERI KOMENTAR

Follow by Email